Website Berita Seputar Informasi Dunia Kuliner Daerah

Achraf Hakimi dan Perjalanan Singkatnya di Inter Milan: Dari Juara ke Perpisahan

Achraf Hakimi dan Perjalanan Singkatnya di Inter Milan: Dari Juara ke Perpisahan – Achraf Hakimi adalah salah satu bek sayap terbaik di dunia saat ini, tetapi sebelum bersinar bersama Paris Saint-Germain (PSG), ia sempat menjalani perjalanan singkat namun berkesan di Inter Milan. Dalam satu musim yang penuh kejayaan, Hakimi membantu Inter meraih Scudetto sebelum akhirnya dijual karena krisis finansial klub. Artikel ini akan mengulas perjalanan Hakimi di Inter Milan, dari awal kedatangannya hingga perpisahan yang mengejutkan.

1. Kedatangan Hakimi ke Inter Milan

Hakimi bergabung dengan Inter Milan pada musim panas 2020 setelah dibeli dari Real Madrid dengan harga €40 juta. Sebelumnya, ia sempat menjalani masa peminjaman yang sukses di Borussia Dortmund, di mana ia dikenal sebagai bek sayap dengan kecepatan luar biasa dan kemampuan menyerang yang tajam.

Inter Milan, yang saat itu dilatih oleh Antonio Conte, melihat Hakimi sebagai bagian penting dari strategi mereka. Dengan slot minimal depo 10k formasi 3-5-2, Hakimi ditempatkan sebagai wing-back kanan, peran yang memungkinkan dirinya untuk lebih aktif dalam menyerang dan memberikan kontribusi besar bagi tim.

2. Musim Gemilang Bersama Inter Milan

Hakimi langsung menjadi pemain kunci dalam skuad Inter Milan. Ia tampil dalam 37 pertandingan Serie A, mencetak slot qris gacor 7 gol dan memberikan 10 assist. Kontribusinya sangat besar dalam membantu Inter mengakhiri dominasi Juventus dan memenangkan Scudetto untuk pertama kalinya sejak 2010.

Beberapa momen penting Hakimi di Inter Milan:

3. Keputusan Mengejutkan: Hakimi Dijual ke PSG

Meskipun sukses besar di musim pertamanya, kebersamaan Hakimi dengan Inter Milan berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Pada musim panas 2021, Inter mengalami krisis finansial akibat dampak pandemi COVID-19 dan aktivitas transfer mereka sebelumnya. Klub terpaksa menjual beberapa pemain kunci untuk menyeimbangkan keuangan mereka.

Hakimi akhirnya dijual ke PSG dengan harga sekitar €60 juta, termasuk tambahan €11 juta dalam bentuk bonus. Keputusan ini mengejutkan banyak penggemar Inter, yang melihat Hakimi sebagai bagian penting dari masa depan klub.

4. Dampak Penjualan Hakimi bagi Inter Milan

Kepergian Hakimi meninggalkan lubang besar di lini pertahanan dan serangan Inter Milan. Tanpa dirinya, Inter harus mencari solusi lain untuk posisi wing-back kanan, tetapi tidak ada pemain yang mampu memberikan dampak sebesar Hakimi. Selain itu, kepergiannya juga menjadi salah satu alasan mengapa Antonio Conte akhirnya meninggalkan klub, karena ia tidak setuju dengan kebijakan penjualan pemain kunci.

5. Warisan Hakimi di Inter Milan

Meskipun hanya bermain selama satu musim, Hakimi meninggalkan jejak yang tak terlupakan di Inter Milan. Ia membantu klub Spaceman Slot meraih Scudetto, mengakhiri dominasi Juventus, dan menunjukkan bahwa dirinya adalah salah satu bek sayap terbaik di dunia. Hingga kini, banyak penggemar Inter yang masih mengenang kontribusinya dan berharap suatu hari ia bisa kembali ke klub.

Kesimpulan

Achraf Hakimi mungkin hanya bermain satu musim di Inter Milan, tetapi dampaknya sangat besar. Dari membantu klub meraih Scudetto hingga menjadi bagian dari strategi sukses Antonio Conte, Hakimi Mahjong membuktikan bahwa dirinya adalah pemain kelas dunia. Meskipun akhirnya dijual ke PSG, warisannya di Inter tetap dikenang sebagai salah satu kisah sukses terbesar dalam sejarah klub.

Exit mobile version